Akibahara News
Profesor Sawada dan timnya menciptakan robot tersebut dengan duplikat organ milik manusia yakni paru-paru, lubang hidung, batang tenggorok, sistem pita suara, juga lidah dari bahan silikon. Pengoperasian robot mulut ini menggunakan katup lubang udara, pipa pembuluh yang dilengkapi mesin pengontrol delapan resonansi suara, dan mikrofon untuk menganalisis vokal.Robot mulut sebenarnya telah dikembangkan awal 2008, tetapi mulai diuji sekitar tahun lalu. Tujuan utama dirancangnya robot, menurut Sawada, yaitu untuk membantu orang-orang yang memiliki keterbatasan dalam pendengaran supaya lantas dapat mengembangkan kemampuan bicaranya. (Sumber: Akihabara News)
0 komentar:
Posting Komentar